Wednesday, 10 June 2020

CONTOH LAPORAN MAGANG DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH

BAB III

LAPORAN KEGIATAN MAGANG

 

1.       

Pengumpulan Data Perpustakaan MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai

a.        

Deskripsi Kegiatan

Pengumpulan data perpustakaan adalah segala usaha yang dilakukan untuk menghimpun informasi yang relevan mengenai perpustakaan. Informasi tersebut mencakup profil Perpustakaan, visi dan misi perpustakaan, struktur organisasi perpustakaan, sarana dan prasarana perpustakaan, jumlah koleksi perpustakaan, peraturan perpustakaan, sumber-sumber koleksi perpustakaan, layanan perpustakaan, dan hal lain yang berkaitan dengan perpustakaan.

Untuk mendapatkan data-data tersebut dilakukan dengan melalui wawancara terhadap pengelola perpustakaan, pengamatan terhadap kondisi perpustakaan, buku laporan tahunan, data pokok perpustakaan, buku Katalog.

b.       

Tujuan Kegiatan

Kegiatan pengumpulan data perpustakaan bertujuan untuk menghimpun data-data mengenai perpustakaan yang diperlukan untuk menambah informasi mengenai profil serta data perpustakaan.

c.        

Hambatan

Hambatan dalam pengumpulan data perpustakaan MTs Al-Ittihadiyah Mamiyai adalah tidak adanya data-data mengenai jumlah koleksi bahan pustaka baik bahan pustaka buku maupun bahan pustaka non buku. Ini disebabkan pustakawan yang tidak berlatar belakang ilmu perpustakaan serta merangkap sebagai bagian Tata Usaha. sehingga pendataan keseluruhan bahan pustaka tidak terus diperbarui yang mengakibatkan data  pokok seluruh koleksi perpustakaan tidak  tidak jelas jumlah keseluruhannya.

d.       

Solusi

Untuk mengatasi hambatan di atas solusi yang kami buat adalah dengan mengumpulkan data koleksi yang ada dan mengecek kembali ke rak kemudian menghitungnya secara manual


 

2.       

Penataan bahan pustaka (Shelving

a.        

Deskripsi kegiatan

Penataan bahan pustaka (shelving) adalah kegiatan menempatkan dan menyusun bahan pustaka secara sistematis berdasarkan  subjeknya dan menempakkan ke rak yang sesuai dengan tempatnya. Penentuan subjek bahan pustaka ini kami lakukan dengan berpedoman pada sistem Dewey Decimal Clasification (DDC). Penataan koleksi perpustakaan harus mengikuti standar tertentu agar memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan penyajian. Sistem Dewey Decimal Clasification (DDC) ini merupakan salah satu pilihan standar dalam mengelompokkan dan mengatur koleksi yang ada diperpustakaan. Sistem ini sudah banyak diterapkan di berbagai perpustakaan membuktikan bahwa sistem ini mudah diaplikasikan namun tetap dapat menyajikan koleksi perpustakaan dengan baik.

Kegiatan penataan bahan pustaka (Shelving) kami lakukan dengan menurunkan buku dari raknya lalu mengelompokkan buku yang sama judulnya. Setelah itu barulah kami menentukan subjek dan nomor buku dengan berpedoman DDC. Setelah diketahui subjek dan nomor kelas nya barulah buku diletakkan di rak yang sesuai. Penyusunan buku dilakukan mulai dari kiri ke kanan pada setiap rak. Kegiatan shelving dilaksananakan setiap kali perpustakaan akan buka atau tutup.

b.       

Tujuan kegiatan

Penataan bahan pustaka (shelving) ini bertujuan memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menelusur atau mencari buku-buku maupun informasi-informasi yang diperlukan dengan mudah, cepat dan tepat.selain itu kegiatan ini juga dilakukan untuk menjaga kerapian dan fleksibilitas bahan pustaka

c.        

Hambatan

Hambatan yang dihadapi pada kegiatan penataan bahan pustaka ini banyak sekali bahkan hampir semua buku-buku yang diletakkan tidak sesuai rak nya. Selain hal itu, hambatan lainnya adalah banyaknya buku tahun ajaran lama yang sudah tidak dipakai namun tidak boleh dibuang masih disimpan dan bertumpuk tidak beraturan di perpustakaan.

d.       

Solusi

Untuk mengatasi hambatan-hambatan di atas kami melakukan pembongkaran keseluiruhan bahan pustaka dari raknya, kemudian mengklasifikasinya dari awal dan menempatkan ke rak yang sesuai dengan subjeknya. Buku tahun ajaran lama yang sudah tidak dipakai kami susun di rak tersendiri.

 


 

 


No comments:

Post a Comment

TOKOH TASAWUF DI INDONESIA

BAB II PEMBAHASAN A.     TOKOH TASAWUF DI INDONESIA Berikut merupakan beberapa tokoh-tokoh tasawuf di Indonesia: 1.       Hamzah Fan...